Sidrap Tanah Harapan: Dari Petani, Pedagang Jujur Santri hingga Mahasiswa Pembawa Perubahan

SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM, — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Bumi Nene Mallomo, tanah subur penuh harapan.

Sidrap Kota petani Jujur berkarakter, religius maju dan sejahtera

Sidrap Daerah penghapal Al’Quran juga dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Selatan.

Namun, wajah Sidrap tidak hanya tentang pertanian.

Di daerah ini, ada petani yang bekerja sejak pagi hingga petang, mengolah sawah dan menghasilkan pangan bagi masyarakat.

Ada guru yang mendidik generasi, pedagang jujur yang berjuang menghidupi keluarga, pemuda yang membangun usaha, serta mahasiswa yang terus menyuarakan gagasan dan perubahan.

Di sisi lain, ada pula santri yang tekun menuntut ilmu dan begitu banyak masyarakat yang memilih hidup jujur dari hasil kerja dan keringatnya sendiri.

Karena itu, Sidrap tidak tepat jika hanya dilihat dari stigma negatif atau disebut sebagai kota “passobis”.

Sidrap adalah daerah dengan masyarakat yang bekerja, belajar, berusaha dan terus bergerak.

Dari tangan petani lahir pangan. Dari ruang kelas lahir ilmu.

Dari kampus lahir gagasan. Dari pesantren lahir generasi berkarakter. Dari tangan para pelaku usaha tumbuh ekonomi.

Inilah wajah Sidrap yang sesungguhnya dibawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanah ‘SARKANAAH’

Dengan semangat ‘SARomase’ mewujudkan Sidenreng Rappang. Lumbung pangan, Lumbung Penghapal Al’Quran, Lumbung Energi Terbarukan dan Lumbung Telur yang terus membangun sumber daya manusia dan melahirkan generasi pembawa perubahan daerah ini. (MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *