Karutan Majene Beri Pengarahan & Serap Aspirasi Warga Binaan, Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Pungli

MAJENE, 26 September 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene mempertegas komitmen mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Langkah ini diambil melalui kegiatan pengarahan sekaligus penyerapan aspirasi warga binaan yang digelar di lingkungan Rutan Majene, Sabtu 26/9/2026.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Josef Thenu. Dalam arahannya, ia menegaskan seluruh layanan yang diberikan kepada warga binaan harus berjalan sesuai ketentuan resmi yang berlaku, tanpa memungut biaya apa pun di luar aturan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh warga binaan untuk tidak memberikan ataupun menjanjikan sesuatu kepada petugas. Apabila ada pihak yang meminta sejumlah uang atau imbalan untuk mendapatkan pelayanan maupun kepentingan tertentu, segera laporkan kepada petugas. Jangan takut untuk menyampaikan informasi,” tegas Christy.

Ia juga membuka ruang komunikasi secara langsung agar warga binaan dapat menyampaikan kendala, kebutuhan, serta masukan yang dirasakan selama berada di dalam lingkungan Rutan.

“Saya ingin mendengar langsung dari saudara-saudara apa yang menjadi kendala, kebutuhan, maupun masukan selama berada di Rutan. Sampaikan dengan baik dan sesuai fakta. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan dan pembinaan ke depannya,” ujar Christy.

Kesempatan tersebut disambut positif oleh para warga binaan. Salah satunya, Muslimin, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan yang diberikan.

“Kami mengapresiasi kesempatan seperti ini karena kami bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala kami selama menjalani pembinaan. Kami juga memahami bahwa pelayanan di Rutan memiliki aturan dan prosedur yang harus dipatuhi. Kami berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan sehingga setiap permasalahan dapat disampaikan dan dicarikan solusi bersama,” ungkap Muslimin.

Pengarahan dan penyerapan aspirasi ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan integritas serta pelayanan publik di lingkungan Rutan Kelas IIB Majene. Pihak pengelola berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan responsif guna mencegah segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

Melalui kegiatan ini, Rutan Majene berharap terbangun hubungan yang semakin harmonis antara petugas dan warga binaan. Dengan keterbukaan dan kesepakatan bersama untuk menolak segala bentuk pungli, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, humanis, serta mendukung pelaksanaan pembinaan secara optimal.

Editor Tenri Aya/H.Yahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *