CV.RAMA TIDAK RESMI? PROYEK KEMENAG KABUPATEN MAJENE TERBENGKALAI

MAJENE — Semakin banyak warga setempat menyuara sumbang menyorot Proyek Pembangunan Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).
Kali ini, menyebut Perusahaan yang di gunakan Kontraktor untuk membangunan Kantor Kemenag itu di duga tidak resmi alias abal – abal. Alasannya CV. RAMA tidak terdaftar di Google, di keahui semua Perusahaan resmi mutlak terdaftar di Google, “jangan – jangan CV. RAMA ini menunggak pajak hingga tidak terdaftar, tapi kok lolos dalam kualifikasi ?, apakah ini Proyek pengaturan, setahu saya, semua Perusahaaan resmi terdaftar di Google, jika tidak itu patut di pertanyakan,” jelas Drs Safruddin.

Mantan Camat itu kemudian mengatakan, sekarang ini, nampak seolah tidak ada aktifitas pengerjaan, di lokasi proyek, ini bisa terbengkalai.

Nampak sekarang hanya tiang betonnya saja yang di kerja, padahal waktu semakin mendesak.


Sementara sumber lain menyebut, bisa – bisanya CV.RAMA itu tidak resmi, padahal itu sering di gunakan Feri salah satu Kontraktor besar beralamat Kota Parepare. Rauf kan anggotanya Feri.

Itu bisa saja terjadi, ada masalah pada Perusahaan yang di gunakan CV. RAMA. kini menjadi perbincangan Publik, terkhusus di Kabupaten Majene, Provensi Sulbar umumnya.

Itu bermula, disebabkan membangun tanpa Izin dari pemilik Aset, dalam hal ini Menteri Keuangan, itu sangat fatal, dan bagaimanapun alasannya, adalah pelanggaran.
Kini muncul lagi, serius di sebut CV.RAMA di tengarai tidak resmi, sekiranya aktif, diyakini akan terdaftar di Google, seperti Perusahaan resmi lainnya.

Tapi yang mengherankan ikut tender Proyek Pembangunan Kantor Kemenag, dan berhasil menang, dari 1.9 Milyar, dan menawarkan 1,7 Milyar. Rauf di tunjuk selaku pelaksana, berupaya ingin di temui, begitupun Mahmud dari Kanwil Kemenag Sulbar, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berupaya ingin di Konfirmasi melalui Hpnya, Mahmud itu adalah bagian Keuangan pada Kanwil Kemenag, sembari memberikan nomor Hpnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *