MANADO — Umat Kristiani di seluruh dunia memperingati Jumat Agung pada Jumat, 3 April 2026, sebagai bagian penting dalam Kalender Liturgi yang mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib. Peristiwa ini diyakini sebagai inti dari keselamatan umat manusia.
Jumat Agung merupakan karya pelayanan Yesus Kristus selama hidup-Nya, sekaligus waktu untuk merenungkan besarnya kasih Tuhan dan pentingnya pengorbanan dalam kehidupan. Selain itu, Jumat Agung juga membawa pesan harapan akan Kebangkitan Yesus Kristus, yang kemudian dirayakan pada Hari Raya Paskah.
Sidang KGPM Anugerah Malalayang melaksanakan Pawai Obor pada Sabtu 4 April 2026 yang di Kawal langsung oleh Kapolsek AKP Jusman bersama Jajaran, untuk mengamankan jalannya Pawai. Menurut Jusman yang diwawancarai media ini mengatakan bahwa Pihaknya berkewajiban dan siap memberikan Pelayanan Pengamanan pada kegiatan kegiatan Gerejawi di Wailayahnya, untuk memberikan Pengamanan dan rasa nyaman kepada Umat Kristen dalam menjalankan kegiatan tersebut. Hal ini sudah menjadi tanggung Jawab kami dari Pihak Kepolisian kata Jusman. Karena Pawai Obor sudah menjadi salah satu tradisi yang dilakukan umat Kristiani sebagai simbol Cahaya dan Harapan.
Dan untuk perayaan Paskah Yesus Kristus yang merupakan puncak dari perayaan Tri Hari Suci Paskah, yang diakhiri dengan perayaan kebangkitan Kristus pada Hari Paskah yang diperingati pada Hari Minggu 5 April 2026, kami dari pihak Kepolisian Polda Sulut, Polresta Manado sudah menyiapkan Personil Anggotanya untuk mengamankan di semua Gereja pada saat Ibadah Paskah Hari Minggu 5 April 2026 tutup Kapolsek Malalayang AKP Jusman. (ss)





