KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA — Aktivis Mamasa, Revanis, kembali melontarkan kritik keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa terkait kebijakan prioritas anggaran daerah. Kritik tersebut disampaikan menyusul viralnya persoalan ambulans di Kabupaten Mamasa yang menjadi sorotan publik.
Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5/2026), Revanis menilai pemerintah daerah lebih memberikan perhatian terhadap kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dibanding persoalan kesehatan masyarakat.
“Saya mendukung kegiatan PKK, namun keseimbangan anggaran harus disamaratakan. Jangan dimonopoli oleh PKK,” tegas Revanis.
Ia menyampaikan, sektor kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah persoalan ambulans di Mamasa menjadi perbincangan publik dan viral di media sosial pada Rabu (20/5/2026).
Selain menyoroti persoalan anggaran, Revanis juga menyinggung komitmen keterbukaan pemerintah daerah terhadap kritik dan masukan masyarakat.
Menurutnya, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi’, sebelumnya pernah menyampaikan komitmen keterbukaan kepada insan pers dalam sebuah audiensi di Kantor Daerah.
“Pernah disampaikan bahwa apabila ada persoalan, baik melalui pesan maupun secara langsung, pintu konfirmasi selalu terbuka. Namun penyampaian itu menurut saya belum sepenuhnya terbukti,” ujarnya.
Revanis mengaku beberapa kali menyampaikan sorotan terkait persoalan daerah, namun menilai belum mendapatkan respons yang maksimal.
Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Bupati Mamasa terkait kritik yang disampaikan tersebut melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Mamasa.
Berita ini akan diperbarui apabila terdapat klarifikasi atau tanggapan resmi dari pihak terkait. (Ayu)









