SINJAI, kosongsatunews.com — Aroma persaingan memasuki sekolah menengah atas negeri mulai terasa di Kabupaten Sinjai. Di tengah pola penerimaan siswa baru yang kini semakin menitikberatkan pada sistem zonasi, afirmasi, dan prestasi, UPT SMA Negeri 5 Sinjai (Eks. SMA Negeri 2 Sinjai Utara) Kecamatan Sinjai Utara, resmi membuka tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala UPT SMA Negeri 5 Sinjai, Darsam, S.Pd, menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Ia menyebut sekolah berupaya menjaga proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan dapat diakses seluruh masyarakat.
Informasi penerimaan tersebut diumumkan melalui poster resmi sekolah yang mulai beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga. Dalam pengumuman itu, SMAN 5 Sinjai membagi proses penerimaan ke dalam tiga jalur utama, yakni jalur afirmasi dan perpindahan orang tua/wali yang digabung dengan domisili Zona I, jalur domisili Zona II, serta jalur prestasi.
Tahapan pertama dimulai pada 4–5 Juni 2026 melalui jalur afirmasi, perpindahan orang tua/wali, dan domisili Zona I. Jalur ini menjadi perhatian tersendiri karena menyasar kelompok prioritas, termasuk siswa dari keluarga tertentu serta peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua.
Di balik mekanisme administratif itu, publik sesungguhnya tengah menyaksikan bagaimana sekolah negeri menjadi ruang kompetisi baru yang tak lagi hanya ditentukan oleh nilai akademik. Faktor domisili, status sosial, hingga rekam jejak prestasi kini ikut menentukan peluang diterima.

SMAN 5 Sinjai tampak mencoba menjaga ritme proses penerimaan dengan tahapan yang relatif ketat. Setelah pendaftaran, peserta akan melewati verifikasi berkas dan faktual sebelum masuk ke rapat penentuan kelulusan. Sekolah juga membuka masa sanggah bagi peserta yang ingin mengajukan keberatan atas hasil pengumuman.
Jalur domisili Zona II dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Pada tahap ini, persaingan diperkirakan lebih ketat karena kuota zonasi kerap menjadi jalur yang paling banyak diminati masyarakat. Sejumlah orang tua di Sinjai selama ini masih memandang sekolah negeri favorit sebagai simbol kualitas pendidikan sekaligus gengsi sosial.
Sementara itu, jalur prestasi SMA akan dibuka pada 25–26 Juni 2026. Jalur ini menjadi arena bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik untuk bersaing memperebutkan kursi terbatas. Mulai dari juara olahraga, seni, hingga nilai rapor berpeluang menjadi penentu.
“Sekolah terbuka untuk seluruh calon peserta didik yang memenuhi syarat sesuai jalur yang tersedia. Kami berharap masyarakat mengikuti proses dengan tertib dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan,” ujar Darsam.
Fenomena penerimaan siswa baru saban tahun memang selalu melahirkan dinamika tersendiri. Ada orang tua yang rela berburu surat domisili, ada pula yang sejak awal mempersiapkan anaknya melalui jalur prestasi.
Di berbagai daerah, polemik soal pemerataan pendidikan dan kualitas sekolah negeri masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang.
Namun bagi sebagian masyarakat Sinjai, pembukaan SPMB bukan sekadar urusan administrasi sekolah. Ia menjadi penanda dimulainya fase baru bagi ribuan siswa SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi.
SMAN 5 Sinjai dalam pengumumannya juga membuka layanan informasi selama 24 jam melalui barcode dan sejumlah narahubung panitia. Sekretariat penerimaan dipusatkan di Ruang Administrasi Guru SMAN 5 Sinjai.(Yusuf Buraerah)









