MAMASA, KOSONGSATUNEWS.COM – Proyek pembangunan Rumah Sakit Kondo Sapata’balla yang berlokasi di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan dari masyarakat. Selain dinilai minim keterbukaan informasi publik, proyek yang disebut-sebut bernilai miliaran rupiah itu juga dikeluhkan karena tidak memasang tanda peringatan bagi pengguna jalan.
Salah seorang pengendara yang melintas di lokasi proyek mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, tidak adanya rambu-rambu peringatan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan karena proyek berada di jalur poros yang ramai dilalui kendaraan.
“Ini kan jalan poros. Seharusnya ada tanda peringatan yang dipasang supaya pengendara lebih berhati-hati saat melintas. Apalagi aktivitas proyek sedang berjalan,” keluhnya kepada wartawati media ini.
Keluhan warga tidak hanya terkait ketiadaan rambu keselamatan. Hingga beberapa minggu sejak pekerjaan dimulai, papan informasi proyek juga belum terlihat terpasang di lokasi.
Padahal, papan proyek merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik yang memuat informasi penting, seperti sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, hingga jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.
Saat dikonfirmasi di lokasi, pengawas proyek mengakui bahwa papan proyek belum terpasang. Ia beralasan papan tersebut masih dalam proses pemesanan.
“Baru dipesan,” singkatnya.
Namun, pernyataan tersebut berbeda dengan keterangan salah seorang pekerja proyek yang sebelumnya ditemui wartawati media ini pada pekan lalu. Pekerja tersebut mengaku bahwa papan proyek dan tanda peringatan sebenarnya sudah ada, namun belum dipasang dengan alasan dapat menyebabkan kemacetan.
Perbedaan keterangan tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat terkait pelaksanaan proyek yang saat ini tengah berjalan.
Masyarakat berharap pihak kontraktor maupun instansi terkait segera memasang papan informasi proyek serta rambu-rambu keselamatan kerja guna menjamin transparansi dan keamanan bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi pembangunan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kapan papan proyek dan tanda peringatan akan dipasang. (Ayu)

























