PT Nufarm Indonesia Kenalkan Produk Perlindungan Tanaman di Luwu Timur, Bupati: Harap Tingkatkan Produktivitas Petani

LUWU TIMUR- PT Nufarm Indonesia menggelar kegiatan tatap muka sekaligus sosialisasi produk perlindungan tanaman kepada para petani di Desa Lambara Harapan, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Lambara Harapan pukul 10.00 Wita ini juga dihadiri Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST., IPM.

Dalam acara tersebut, PT Nufarm Indonesia secara resmi memperkenalkan dua produk unggulannya, yaitu insektisida Moriox 100/150 SC dan fungisida WUZ 200/125 SC, yang difokuskan untuk mengendalikan hama wereng serta penyakit tanaman padi yang sering menyerang pada fase pertumbuhan muda.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Subhang, S.Pt., M.Si.; Camat Burau, Darlin Rauf, S.T.; Kapolsek Burau, AKP Ahmar Wijaya, S.Sos.; Presiden Direktur PT Nufarm Indonesia, E. Musthofa Shaleh; Regional Management PT Nufarm Indonesia, Nursyamsi, S.P.; para Kepala Desa se-Kecamatan Burau, serta ratusan petani Desa Lambara Harapan.

Dukungan Pemerintah Daerah untuk Kemajuan Pertanian

Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST., IPM., dalam sambutannya menyambut baik kehadiran PT Nufarm Indonesia di wilayahnya. Ia berharap produk yang ditawarkan dapat membantu meningkatkan hasil panen gabah petani di Luwu Timur.

“Kehadiran PT Nufarm Indonesia di Kabupaten Luwu Timur ini membawa produk unggulan yang sangat bermanfaat bagi para petani. Saya meminta Dinas Pertanian dan PPL untuk mendampingi petani dalam penggunaan produk ini agar hasilnya maksimal,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga meminta Dinas Pertanian untuk segera mendata seluruh potensi pertanian di daerah tersebut, termasuk tanaman lada, kakao, dan komoditas lainnya, agar program pemerintah dapat tepat sasaran. Ia juga menyoroti bahwa salah satu penyebab rendahnya produktivitas petani adalah kurangnya pendampingan di lapangan.

Perkenalan Produk dan Komitmen Kualitas

Regional Management PT Nufarm Indonesia, Nursyamsi, S.P., menjelaskan bahwa perusahaannya berpusat di Australia dan berkomitmen menjaga kualitas produk perlindungan tanaman serta solusi agrokimia untuk membantu petani mengendalikan gulma, hama, dan penyakit tanaman.

“Kami sangat menjaga kualitas produk kami. Setiap produk memiliki barcode sehingga dapat dilacak langsung ke pusat. Produk Moriox diformulasikan khusus untuk mengendalikan hama wereng yang sering menyerang tanaman padi pada usia muda,” jelas Nursyamsi.

Sementara itu, Kepala Desa Lambara Harapan, Embo Bulan, menyambut hangat kegiatan tersebut. Desa yang berpenduduk sekitar 1.967 jiwa ini memiliki luas lahan persawahan mencapai 15.345 hektare, di mana sebagian besar warga bermata pencaharian sebagai petani.

“Kehadiran PT Nufarm Indonesia di sini kami harap dapat memberikan dampak positif bagi para petani di desa kami,” ujar Embo Bulan.

Peringatan Penggunaan yang Bijak

Terkait penggunaan produk baru ini, pihak terkait mengingatkan bahwa risiko penggunaan pestisida umumnya muncul akibat pemakaian yang melebihi dosis anjuran, waktu aplikasi yang tidak tepat, serta pengabaian penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Petani diimbau untuk selalu mengikuti petunjuk pemakaian demi keamanan dan efektivitas.

Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 13.23 Wita, diisi dengan sambutan, sosialisasi produk, serta pengundian door prize bagi para petani yang hadir. Pihak Kepolisian Polsek Burau juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan kegiatan berjalan aman serta melakukan monitoring terhadap perkembangan selanjutnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *