Bupati Syaharuddin Alrif Resmikan Musholla Nurul Ilmi, UPT SDN 1 Mojong Perkuat Pendidikan Karakter Religius

SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM,  — Komitmen membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai keagamaan terus diperkuat UPT SD Negeri 1 Mojong, Kecamatan Wattang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Musholla Nurul Ilmi, yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Selasa, 8 September 2026.

Momen tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sekolah membangun lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi berakhlak dan memiliki nilai spiritual sejak usia dini.

Peresmian Musholla Nurul Ilmi dilakukan langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., Ph.D. (Hon), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur pendidikan, tenaga kesehatan, kepala sekolah, guru, orang tua siswa, alumni, serta masyarakat.

Turut hadir Asisten I Pemkab Sidrap, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap, Kepala Puskesmas Empagae, Koordinator Wilayah Pendidikan dan Pengawas Pendidikan, serta para kepala TK dan SD se-Kecamatan Wattang Sidenreng.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap upaya sekolah dalam menghadirkan sarana pendidikan keagamaan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik maupun warga sekolah.

Musholla Nurul Ilmi tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi ruang pembiasaan bagi siswa untuk mengenal, memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Berawal dari Inovasi Sekolah

Plt. Kepala UPT SDN 1 Mojong, Ilham R., S.Pf., M.Pd., mengungkapkan bahwa pembangunan musholla tersebut berawal dari inovasi dan komitmen sekolah sekitar lima tahun lalu.

Salah satu bentuk pembiasaan yang dilakukan adalah pelaksanaan salat Zuhur secara berjamaah sebelum siswa meninggalkan lingkungan sekolah.

Kebiasaan tersebut kemudian mendorong munculnya kebutuhan akan sarana ibadah yang lebih representatif bagi warga sekolah.

“Awalnya ini merupakan inovasi sekolah. Selama kurang lebih lima tahun kami membiasakan siswa melaksanakan salat Zuhur berjamaah sebelum pulang sekolah,” ungkap Ilham.

Menurutnya, pembangunan Musholla Nurul Ilmi dapat terwujud berkat kolaborasi berbagai pihak.

Dalam kurun waktu sekitar dua tahun, pembangunan musholla akhirnya dapat diselesaikan dan diresmikan. Proses tersebut tidak terlepas dari dukungan kepala sekolah, guru, komite, orang tua atau wali siswa, alumni, hingga para donatur.

“Dalam kurun waktu dua tahun sudah bisa diresmikan berkat kolaborasi antara kepala sekolah, guru, komite, orang tua wali, alumni dan para donatur. Terima kasih banyak atas kebersamaan ini,” ujarnya.

Simbol Kebersamaan dan Kepedulian

Peresmian Musholla Nurul Ilmi juga menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Antusiasme orang tua dan masyarakat terlihat dalam rangkaian kegiatan. Nuansa budaya lokal turut terasa melalui berbagai hiasan telur atau male yang menghiasi lokasi kegiatan Maulid.

Tradisi tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat.

Dengan hadirnya Musholla Nurul Ilmi, SDN 1 Mojong diharapkan semakin mampu menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung keseimbangan antara pendidikan akademik, pembinaan karakter, dan penguatan spiritual peserta didik.

Teladani Rasulullah SAW

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Ustadz H. Hamka Adama, Lc.

Dalam suasana penuh khidmat, peserta yang hadir diajak meneladani kehidupan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun peradaban melalui pendidikan, keteladanan, akhlak, dan pembentukan generasi yang berkarakter.

Momentum Maulid sekaligus peresmian musholla tersebut diharapkan menjadi titik awal semakin kuatnya pembinaan keagamaan di SDN 1 Mojong.

Musholla Nurul Ilmi pun diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik di lingkungan sekolah, tetapi tumbuh sebagai pusat pembiasaan ibadah, pembentukan akhlakul karimah, serta ruang untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus sejak dini.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya SDN 1 Mojong menghadirkan pendidikan yang utuh: mencerdaskan peserta didik sekaligus membentuk pribadi yang berkarakter, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama. (MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *