Hari Kedua Audit di UMS Rappang, LPPK Gelar Rapat Penguatan Manajemen dan Tata Kelola Institusi

SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM, – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lembaga Pembinaan dan Pengawas Keuangan (LPPK) melakukan audit keuangan sekaligus pembinaan tata kelola di Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang). Memasuki hari kedua, tim LPPK menggelar rapat bersama jajaran pimpinan universitas untuk membahas penguatan manajemen dan tata kelola institusi.

Rapat bersama tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 2 Gedung Rektorat UMS Rappang, Selasa (22/9/2026). Kegiatan diikuti Para Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Badan, Kepala Lembaga serta Kepala Biro di lingkungan UMS Rappang.

Rapat dipimpin Ketua Tim LPPK PP Muhammadiyah, Abdul Hamid Cebba, Ak., MBA., CA., CPA. Dalam pertemuan tersebut, tim LPPK menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan pengelolaan institusi, mulai dari penguatan sistem manajemen hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMS Rappang, Kamaruddin Sellang, S.Sos., M.A.P., mengatakan rapat bersama tersebut menjadi bagian penting dari agenda audit dan pembinaan tata kelola yang dilakukan LPPK PP Muhammadiyah.

“Agenda rapat ini lebih kepada penguatan manajemen dan tata kelola institusi. Ada banyak hal yang disampaikan, terutama bagaimana memperbaiki sistem, memperhatikan SDM, serta bagaimana menyehatkan institusi,” kata Kamaruddin.

Menurutnya, Ketua Tim LPPK juga menekankan pentingnya membangun institusi dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Pengelolaan perguruan tinggi tidak hanya diarahkan pada aspek manajerial, tetapi juga perlu dibangun dengan semangat ibadah.

“Beliau juga menekankan bagaimana membangun institusi dengan ibadah. Jadi penguatan tata kelola tidak hanya berbicara soal sistem dan manajemen, tetapi juga bagaimana nilai-nilai agama menjadi landasan dalam menjalankan institusi,” jelasnya.

Selain itu, rapat membahas sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan perguruan tinggi, termasuk penguatan jaringan dan hubungan dengan alumni.

“Banyak hal tadi yang disampaikan, dan tentu dapat memberi motivasi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jajaran di lingkungan UMS Rappang dapat menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan tim LPPK. Menurutnya, pembinaan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem manajemen dan meningkatkan kualitas pengelolaan institusi secara berkelanjutan.

Diketahui, UMS Rappang menjalani audit keuangan dan pembinaan tata kelola selama tujuh hari oleh PP Muhammadiyah melalui LPPK.

Tim LPPK dipimpin Abdul Hamid Cebba, Ak., MBA., CA., CPA. Ia didampingi dua anggota tim, yakni Dr. Asmin, S.E., M.Si., CRMO., CPHCM., CFIP., CPAG., CPRM dan Agustin Dwi Haryanti, S.E., M.M., Ak., CA., CSRS., CSRA.

Audit dan pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya PP Muhammadiyah dalam melakukan pengawasan sekaligus penguatan tata kelola perguruan tinggi Muhammadiyah agar pengelolaan institusi berjalan lebih tertib dan efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *