Usai Sukses Lajangnge Cup I, Gardu Lajangnge Bidik 192 Slot dengan Hadiah Rp 35 Juta

SINJAI SELATAN, kosongsatunews.com – Gardu Lajangnge Pordi Sinjai kembali menyiapkan turnamen domino dengan skala yang lebih besar. Setelah sukses menyelenggarakan Lajangnge Cup I dengan partisipasi 92 slot, panitia kini membidik 192 slot peserta dalam turnamen berikutnya, dengan total hadiah mencapai Rp 35 juta.

Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2026 itu akan dipusatkan di Dusun Gareccing, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Peningkatan jumlah slot dari 92 menjadi 192 untuk memperluas jangkauan kompetisi. Jika pada gelaran sebelumnya Gardu Lajangnge mampu menghimpun 92 slot, turnamen mendatang akan menjadi ujian berikutnya bagi panitia dalam mengelola pertandingan dengan jumlah peserta yang lebih besar.

Keberhasilan Lajangnge Cup I menjadi modal awal bagi Gardu Lajangnge untuk kembali menarik perhatian para pencinta domino. Namun, target yang lebih besar menuntut kesiapan penyelenggaraan yang lebih matang, mulai dari administrasi pendaftaran, pengaturan jadwal, penerapan regulasi, hingga transparansi pembagian hadiah.

Ketua Pelaksana turnamen, Arman, yang juga menjabat Ketua Gardu Lajangnge, menempatkan penyelenggaraan turnamen ini sebagai kelanjutan dari pengalaman sebelumnya.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Lajangnge Cup I dengan 92 slot menjadi motivasi bagi panitia untuk menyelenggarakan kompetisi dengan kapasitas yang lebih besar.

“Pengalaman Lajangnge Cup I menjadi pelajaran berharga bagi kami. Pada turnamen kali ini, kami menargetkan 192 slot dengan total hadiah Rp 35 juta. Kami berharap para pencinta domino dari berbagai gardu dapat berpartisipasi dan bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Yang terpenting, pertandingan berlangsung tertib, menjunjung sportivitas, dan mempererat silaturahmi,” ungkap Arman.

Panitia menyediakan 192 slot bagi peserta. Pendaftaran dibuka mulai 1 November 2026 dengan biaya registrasi Rp 200 ribu. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 10.00 Wita dan berlangsung hingga selesai.

Lanjut di katakan, juara pertama akan memperoleh Rp 12 juta, disusul juara kedua sebesar Rp 7 juta dan juara ketiga Rp 5 juta. Juara keempat mendapat Rp 3 juta.

Hadiah juga dialokasikan bagi peserta yang menempati peringkat berikutnya. Peringkat kelima hingga kedelapan masing-masing memperoleh Rp 1 juta, sedangkan peringkat kesembilan hingga keenam belas masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu.

Pembagian hadiah tersebut membuat persaingan tidak hanya berpusat pada perebutan gelar juara. Peserta yang berhasil menembus 16 besar pun berpeluang membawa pulang hadiah uang tunai.

Turnamen ini mengusung nama Gardu Lajangnge Pordi Sinjai. Dalam dunia domino, gardu menjadi ruang berkumpul para pemain sekaligus simpul yang mempertemukan penggemar olahraga tersebut. Kompetisi semacam ini juga menjadi ajang menguji kemampuan, ketelitian membaca permainan, strategi, serta kekompakan pasangan.

Di sisi lain, keberhasilan menggelar turnamen dengan 92 slot peserta tidak otomatis menjamin kelancaran kompetisi dengan kapasitas hampir dua kali lipat. Pengalaman Lajangnge Cup I dapat menjadi pijakan, tetapi penyelenggaraan berikutnya tetap membutuhkan perencanaan yang sebanding dengan skala kegiatan.

Besarnya hadiah bukan satu-satunya hal yang menentukan kualitas sebuah turnamen. Kejelasan regulasi, ketepatan jadwal, transparansi pengelolaan hadiah, serta konsistensi panitia dalam menerapkan aturan akan ikut menentukan kepercayaan peserta.

Informasi pendaftaran bisa menghubungi Arman, Ketua Gardu Lajangnge, di nomor 082299717071 dan Amar, Ketua Gardu Lego-Lego, di nomor 082344510368. Rekening Bank BRI atas nama Salmawati.

Turnamen yang direncanakan berlangsung di Desa Talle ini berpotensi menjadi ruang pertemuan para pencinta domino dari berbagai gardu. Panitia memastikan setiap peserta mendapat kesempatan bertanding dalam kompetisi yang tertib, transparan, dan menjunjung sportivitas.

Bagi Gardu Lajangnge Pordi Sinjai, penyelenggaraan turnamen tersebut akan menjadi kesempatan menunjukkan bahwa olahraga domino dapat tumbuh melalui kompetisi yang terorganisasi, dengan aturan yang jelas dan semangat persaudaraan.
Dari 92 slot pada Lajangnge Cup I menuju target 192 slot, Gardu Lajangnge kini menghadapi tantangan untuk meningkatkan skala tanpa mengabaikan kualitas penyelenggaraan.

Besarnya hadiah mungkin menjadi magnet awal, tetapi kepercayaan peserta dan reputasi kompetisi akan ditentukan oleh bagaimana turnamen itu dijalankan.(Yusuf Buraerah, SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *