Bappeda Mamasa Disorot, Usulan Bupati soal Sanitasi dan Air Bersih Disebut Diabaikan

KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA — Kinerja Bappeda Kabupaten Mamasa menjadi sorotan setelah muncul kritik terkait dugaan pengabaian usulan prioritas dari Bupati Mamasa, khususnya dalam program layanan dasar seperti sanitasi dan air bersih.

Sejumlah pihak menilai masih banyak desa di Kabupaten Mamasa yang sangat membutuhkan akses sanitasi layak dan ketersediaan air bersih. Namun, usulan nama-nama desa yang sebelumnya diajukan oleh Bupati Mamasa disebut tidak diakomodasi dalam perencanaan program oleh Bappeda.

“Kami menilai usulan bapak bupati terkait desa-desa yang membutuhkan layanan sanitasi dan air bersih justru diabaikan. Padahal kebutuhan di lapangan sangat mendesak,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya, Selasa (15/4/2026).

Kritik juga diarahkan pada mekanisme perencanaan yang dinilai belum berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Seharusnya, kata dia, Bappeda menginput program dan kegiatan berdasarkan data dari dinas teknis terkait agar pelaksanaannya tepat sasaran.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga dinilai masih lemah, terutama saat ada permintaan data dari pihak balai atau pemerintah pusat. Minimnya koordinasi dikhawatirkan berdampak pada tidak optimalnya penentuan lokasi program.

“Kalau ada permintaan data dari balai, seharusnya dikomunikasikan dengan baik agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh desa yang membutuhkan,” lanjutnya.

Program sanitasi masyarakat (Sanimas) yang bersumber dari balai juga disorot karena dinilai belum sepenuhnya mengacu pada asas manfaat. Sejumlah desa yang dinilai lebih membutuhkan justru tidak mendapatkan program tersebut. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *