Swadaya Warga Perbaiki Jalan Rusak di Tongke-Tongke Sinjai

SINJAI, kosongsatunews.com — Semangat gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Warga Dusun Maroangin secara swadaya patungan dana dan tenaga untuk memperbaiki ruas jalan utama yang selama ini mengalami kerusakan parah, berlubang, dan berlumpur.

Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan tiga dusun, yakni Dusun Maroangin, Babana, dan Cempae. Kondisi jalan yang rusak dinilai telah lama mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan ketika badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur dan sulit dilalui kendaraan.

“Warga Desa Tongke-Tongke Dusun Maroangin patungan dan bergotong royong memperbaiki jalanan utama yang berlubang dan berlumpur sebagai jalan utama menuju tiga dusun, yaitu Maroangin, Babana, dan Cempae,” ujar Ramli Mallongi, salah seorang warga, Kamis 14 Mei 2026.

Dari foto-foto yang beredar, tampak warga bersama-sama menimbun jalan menggunakan batu gunung. Sebuah truk pengangkut material juga terlihat menurunkan batu ke titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah. Sejumlah warga bahkan turun langsung menggunakan alat sederhana untuk meratakan timbunan agar kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas lebih aman.

Aksi swadaya tersebut menjadi gambaran kuatnya solidaritas masyarakat desa dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur. Di tengah kondisi jalan yang memprihatinkan, warga memilih bergerak cepat demi menjaga kelancaran mobilitas sehari-hari, termasuk akses anak sekolah, aktivitas ekonomi warga, hingga transportasi hasil pertanian dan perikanan.

Kerusakan jalan itu disebut telah berlangsung cukup lama. Selain berlubang, permukaan jalan juga dipenuhi genangan air yang mempercepat kerusakan badan jalan. Kondisi tersebut kerap dikeluhkan pengguna jalan karena dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

Warga berharap perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan desa dapat lebih ditingkatkan. Mereka menilai jalan penghubung antar dusun memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi wilayah.

Gotong royong yang dilakukan warga Tongke-Tongke pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Di tengah berbagai keterbatasan, semangat kebersamaan dinilai masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa dalam menyelesaikan persoalan lingkungan secara bersama-sama.(Yusuf Buraerah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *