Ra Ma’arif Diniyah Aswaja Pamboang: Berdiri Sejak 2008, Tetap Kokoh Lewat Swadaya Demi Cetak Generasi Berkarakter

MAJENE PAMBOANG – Semangat kemandirian dan pengabdian menjadi fondasi utama berdirinya Ra Ma’arif Diniyah Aswaja Pambuang. Lembaga pendidikan ini, yang mencakup jenjang Raudatul Atfal dan Ma’arif Diniyah, telah berjalan sejak tahun 2008 dan hingga kini terus berjuang mencetak generasi penerus, meski sepenuhnya dikelola dan dikembangkan atas dasar swadaya yayasan serta masyarakat setempat.

Nurbaniya, S.Pd.I., selaku Kepala Sekolah, menceritakan perjalanan panjang lembaga pendidikan ini. Pembangunan dan pemugaran sarana pendidikan di sini masih berlangsung dan berjalan bertahap. “Ini murni swadaya yayasan. Pembangunan sudah berjalan lama, namun karena belum ada bantuan dari pihak luar, kami mengandalkan kemampuan sendiri. Bahkan, saya selalu berpesan kepada para pengelola, jika ada penghasilan atau honor yang diterima, disatukan kembali untuk keperluan pembangunan dan operasional sekolah. Segala sesuatu kami tanggung secara pribadi dan bersama,” ungkap Nurbaniya.
Kamis 21/5/2026

Di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan dana, semangat mendidik tidak pernah padam. Saat ini, tercatat ada 48 siswa yang aktif menimba ilmu di bawah bimbingan lima tenaga pendidik, termasuk dirinya selaku kepala sekolah. Hasil kerja keras para guru pun membuahkan hasil yang membanggakan. Terbaru, sebanyak 17 siswa baru saja dinyatakan lulus, dan “Alhamdulillah, rata-rata dari mereka sudah mampu membaca dengan lancar,” tambahnya penuh rasa syukur.

Bagi Nurbaniya, angka kelulusan bukanlah satu-satunya tujuan utama. Visi dan misi lembaga ini dibangun di atas pondasi pembentukan kepribadian. “Harapan saya, bersama para guru, kami ingin membentuk anak-anak yang memiliki sopan santun yang baik saat memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Mereka harus memiliki pengetahuan dasar yang cukup, namun yang paling utama adalah terbentuknya karakter yang kuat dan mulia,” tegasnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, visi besar Ra Ma’arif Diniyah Aswaja Pambuang adalah menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak luhur. Meski harus berjuang mandiri sejak tahun 2008, tekad para pengelola dan guru tetap bulat: memastikan anak-anak di wilayah ini tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas, demi masa depan yang lebih cerah.

(Tenri AYA/H.M.Yahya B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *