๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ, ๐๐๐๐ผ๐๐๐๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ผ๐ โ Aktivis Gerakan Mahasiswa Kabupaten Mamasa (GMKM) di Mamuju, ๐๐๐จ๐ ๐ช๐ก, menyoroti dugaan penggunaan BBM subsidi jenis Solar dalam proyek pembangunan Jalan Poros MamasaโToraja yang dikerjakan ๐๐ ๐๐ผ๐๐๐๐ ๐ผ.
๐๐๐จ๐ ๐ช๐ก meminta aparat penegak hukum memeriksa dugaan tersebut, termasuk asal-usul BBM, transaksi pembelian, kendaraan pengangkut, volume, serta peruntukannya.
Pengaturan BBM subsidi antara lain mengacu pada ๐๐ ๐๐ค๐ข๐ค๐ง 22 ๐๐๐๐ช๐ฃ 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta ๐๐๐ง๐ฅ๐ง๐๐จ ๐๐ค๐ข๐ค๐ง 191 ๐๐๐๐ช๐ฃ 2014. BPH Migas juga menegaskan bahwa penyaluran Solar subsidi harus tepat sasaran dan tepat volume.
Selain itu, aktivis menyoroti dugaan pembuangan material galian ke sungai yang dinilai berpotensi mengganggu lingkungan. Persoalan tersebut diminta diperiksa berdasarkan ketentuan ๐๐ ๐๐ค๐ข๐ค๐ง 32 ๐๐๐๐ช๐ฃ 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, termasuk ketentuan mengenai pencemaran dan pengelolaan lingkungan.
โKami mengantongi dokumentasi terkait dugaan penggunaan Solar subsidi dan dugaan pembuangan material ke sungai. Bukti tersebut akan kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diperiksa,โ ujar Riskul.
Riskul mendesak Polres Mamasa, Kejaksaan Negeri Mamasa, dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap dugaan tersebut.
โKami meminta semua pihak terkait tidak mengabaikan persoalan ini. Jika benar terdapat pelanggaran, kami berharap diproses sesuai hukum. Jika tidak, biarkan pemeriksaan resmi membuktikannya,โ tegasnya.
โKami akan membawa persoalan ini ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dan meminta agar dilakukan pemeriksaan secara objektif. Kami juga berencana menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap pelaksanaan proyek pemerintah. (Ayu)














