MAKASSAR, kosongsatunews.com – Langit pagi di halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman, Sabtu 2 Mei 2026, menjadi saksi bagaimana Hari Pendidikan Nasional kembali dirayakan dengan khidmat. Barisan peserta upacara berdiri rapi, terdiri dari para kepala sekolah, guru, hingga unsur pemerintah daerah. Di antara mereka, Kepala UPT SMA Negeri 12 Sinjai turut hadir, bergabung bersama jajaran Kepala SMA/SMK dan sederajat dari berbagai kabupaten/kota.
Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi ruang pertemuan simbolik antara para pemangku kepentingan pendidikan, dari tingkat provinsi hingga satuan pendidikan.
Kehadiran Kepala UPT SMA Negeri 12 Sinjai menunjukkan bahwa peringatan Hardiknas tak hanya berhenti pada kegiatan di sekolah, tetapi juga terhubung dengan arah kebijakan pendidikan di level yang lebih luas.
Upacara yang digelar di halaman rujab gubernur itu berlangsung tertib dan penuh nuansa reflektif. Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini kembali mengingatkan pada pentingnya transformasi pendidikan, seiring dinamika zaman yang menuntut adaptasi cepat dari seluruh pelaku pendidikan.
Dalam barisan peserta, para kepala sekolah tampak tidak sekadar hadir sebagai undangan. Mereka adalah representasi dari wajah pendidikan di daerah masing-masing membawa harapan, tantangan, sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kepala UPT SMA Negeri 12 Sinjai, bersama rekan-rekannya dari SMA/SMK sederajat, mengikuti jalannya upacara dengan penuh keseriusan. Dari prosesi pengibaran bendera hingga pembacaan amanat, seluruh rangkaian menjadi pengingat akan pentingnya peran pendidikan dalam membangun masa depan bangsa.
Di balik suasana yang tampak formal, terselip pesan yang lebih dalam: pendidikan bukan hanya soal kurikulum dan ruang kelas, tetapi juga soal komitmen kolektif. Kehadiran para kepala sekolah di rujab gubernur menjadi simbol bahwa perubahan pendidikan membutuhkan sinergi lintas level dari pusat hingga daerah.
Peringatan Hardiknas di Sulawesi Selatan tahun ini pun menjadi cermin bahwa semangat memajukan pendidikan tetap menyala. Dari halaman rujab gubernur, pesan itu seolah mengalir ke seluruh penjuru daerah, termasuk ke Sinjai tempat para pendidik terus bekerja, membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan.(Yusuf Buraerah)





