Status Desa Naik Jadi Berkembang, Kades Salumokanan Paparkan Capaian dan Kendala Pembangunan

MAMASA, KOSONGSATUNEWS.COM – Pemerintah Desa Salumokanan, Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, memberikan penjelasan terkait sejumlah sorotan masyarakat mengenai pembangunan desa, khususnya pembangunan Jembatan Kayu Mea dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Salumokanan.

Kepala Desa Salumokanan menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan berbagai pihak yang selama ini turut mengawal pembangunan desa melalui fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Desa Salumokanan, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan masukan yang disampaikan terkait kinerja pemerintah desa. Kami menghargai peran media yang turut mendukung pembangunan desa,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Ia menjelaskan, Desa Salumokanan sebelumnya berstatus Desa Tertinggal dan pada tahun 2024 berhasil meningkat menjadi Desa Berkembang. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM).

Terkait pembangunan Jembatan Kayu Mea yang hingga kini belum terealisasi, pemerintah desa mengaku masih terus berupaya mengalokasikan anggaran. Namun, keterbatasan Dana Desa menjadi salah satu kendala karena pada saat yang sama desa juga tengah membiayai pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih.

“Pembangunan Jembatan Kayu Mea tetap menjadi perhatian pemerintah desa. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya harus menyesuaikan kemampuan keuangan desa,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai pengelolaan BUMDes Salumokanan, pemerintah desa menegaskan bahwa dana ketahanan pangan yang wajib disalurkan kepada BUMDes telah direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut kepala desa, tugas pemerintah desa saat ini lebih difokuskan pada fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan usaha yang dijalankan oleh BUMDes.

Sebagai bentuk tindak lanjut atas masukan masyarakat dan media, pemerintah desa berencana kembali mengadakan pertemuan dengan pengelola BUMDes guna mengevaluasi dan memperkuat pengelolaan usaha desa.

Diketahui, BUMDes Salumokanan saat ini menjalankan beberapa unit usaha, di antaranya Unit Pengadaan Pupuk dan Obat-obatan Pertanian serta Unit Budidaya Hortikultura yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Menutup keterangannya, Kepala Desa Salumokanan kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung pembangunan di Kabupaten Mamasa, khususnya di Desa Salumokanan.

“Kami berharap semangat kebersamaan dalam membangun Mamasa terus terjaga demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *