Pastikan Ketersediaan Air, Pemkab Pinrang Petakan Sumber Air Baku untuk Masyarakat

Pinrang.— Upaya Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air minum yang layak dan berkelanjutan, terus dilakukan.

Salah satunya melalui pemetaan potensi sumber air yang nantinya dapat dikembangkan untuk mendukung pelayanan air minum bagi masyarakat.

Melalui Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (AMPLP) Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (Bimacipta) Kabupaten Pinrang, pemerintah daerah melakukan peninjauan sejumlah sumber air di Desa Basseang, tepatnya di Dusun Pasaparang dan Batu Papan, Rabu (2/9).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sumber air sekaligus mengetahui sejauh mana potensi yang dimiliki untuk dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tim juga berinteraksi dengan warga setempat guna memperoleh informasi mengenai pemanfaatan sumber air serta kondisi ketersediaannya dari waktu ke waktu.

Sejumlah aspek turut menjadi perhatian, mulai dari kondisi fisik sumber air, debit dan ketersediaan air, keberlangsungan pasokan hingga kondisi lingkungan di sekitar lokasi.

Hal ini penting dilakukan agar sumber air yang nantinya dikembangkan benar-benar mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.

Hasil peninjauan tersebut akan menjadi salah satu bahan bagi Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menentukan langkah pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), termasuk menentukan sumber air yang paling memungkinkan untuk dikembangkan berdasarkan kondisi wilayah dan kebutuhan pelayanan.

Dengan perencanaan yang dilakukan sejak awal melalui data lapangan yang memadai, pengembangan SPAM diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Masyarakat nantinya diharapkan memperoleh akses air minum yang lebih mudah, aman dan berkesinambungan tanpa mengabaikan kondisi lingkungan serta kemampuan sumber air dalam memenuhi kebutuhan jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong agar pembangunan sarana dasar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Ketersediaan air minum yang memadai menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang berada di wilayah yang masih membutuhkan dukungan sarana pelayanan air minum.(*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *