Ketua PDM Sidrap Dorong Mahasiswa UMS Rappang Penerima Beasiswa Lazizmu Jadi Bagian dari Gerakan Muhammadiyah 

SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidrap, Dr. Drs. H. Syamsu T, S.Pd., M.Pd., mendorong mahasiswa penerima beasiswa Lazismu agar tidak hanya fokus menyelesaikan perkuliahan, tetapi juga aktif berorganisasi dan berkontribusi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Hal itu disampaikan Dr. Syamsu T saat menyerahkan bantuan beasiswa dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kepada sembilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).

“Antara belajar dan organisasi itu seiring. Ada pengetahuan kita tentang organisasi sekaligus kita mapan terhadap ilmu yang kita geluti. Harusnya begitu,” katanya saat penyerahan bantuan di ruang rapat lantai 4 Gedung Rektorat UMS Rappang, Rabu (23/9/2026).

Dr. Syamsu T yang juga Wakil Rektor IV UMS Rappang mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang membutuhkan, khususnya mereka yang belum mendapatkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Menurut Dr. Syamsu T, bantuan beasiswa tidak semata-mata harus dilihat sebagai dukungan finansial. Lebih dari itu, mahasiswa penerima diharapkan dapat diberdayakan agar ikut mengambil peran dalam kegiatan kampus maupun Persyarikatan Muhammadiyah.

“Kita berharap anak-anak yang menerima bantuan dari Lazismu ini juga bisa diberdayakan. Mereka bisa mengambil peran untuk mengabdikan diri sambil belajar,” jelasnya didampingi Direktur Lazismu Sidrap, Saifullah, S.Pd., M.Pd.

Dr. Syamsu T mengatakan mahasiswa memiliki berbagai kemampuan yang dapat dikembangkan untuk membantu kegiatan Muhammadiyah. Salah satunya di bidang media sosial dan publikasi.

Dia menilai masih banyak kegiatan Muhammadiyah di Kabupaten Sidrap yang belum terpublikasi secara maksimal melalui media sosial. Karena itu, mahasiswa yang memiliki keterampilan di bidang tersebut diharapkan dapat ikut membantu.

“Banyak kegiatan yang kami lakukan, tetapi kurang diekspos ke media sosial, khususnya media sosial milik Muhammadiyah,” ujarnya.

Dr. Syamsu T juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjalani aktivitas perkuliahan dengan pola “kuliah-pulang”. Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk memperluas pengalaman, pengetahuan, jaringan, dan kemampuan berkolaborasi.

“Keberhasilan seseorang, biarpun bagaimana mapannya, pintarnya, jagonya, kalau dia berdiri sendiri sekarang tidak bisa. Harus berkolaborasi, berjaringan. Salah satu bentuk jaringan kolaborasi yang bagus itu melalui organisasi,” katanya.

Dia berharap sembilan mahasiswa penerima beasiswa dapat serius menyelesaikan pendidikan sekaligus memiliki kepedulian terhadap Persyarikatan Muhammadiyah.

Dr. Syamsu T juga mendorong para mahasiswa untuk membangun jejaring organisasi mulai dari tingkat ranting, cabang hingga daerah.

“Harapan kita terutama dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sidrap, betul-betul Lazismu bisa memberdayakan anak-anak kita ini. Bantuan ini memang tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan studi, tetapi paling tidak bisa meringankan beban mereka sehingga mereka bisa serius menyelesaikan studinya,” tuturnya.

Selain mendorong mahasiswa penerima beasiswa untuk aktif, Dr. Syamsu T juga mengajak masyarakat dan para dermawan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu PDM Sidrap.

Dia mengatakan dana yang dihimpun Lazismu dapat dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial, termasuk pendidikan, penanganan bencana, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Lazismu setelah menerima berbagai bantuan infak, sedekah, ataupun zakat dari masyarakat secara umum senantiasa berkolaborasi dengan pihak-pihak yang membutuhkan penyaluran bantuan, baik melalui bencana alam, studi, pengajian, dan sebagainya,” pungkasnya. (MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *