SULBAR, KOSONGSATUNEWS.COM, — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP), Widodo, menyoroti serius dugaan ditemukannya ulat pada nasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada siswa di salah satu sekolah di wilayah Tabolang, Kabupaten Mamuju Tengah.
Widodo menyampaikan bahwa apabila informasi tersebut terbukti benar, maka hal itu merupakan bentuk kelalaian yang tidak dapat ditoleransi karena menyangkut kesehatan dan keselamatan peserta didik.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Jangan sampai niat baik pemerintah justru tercoreng akibat dapur penyedia yang bekerja tidak profesional dan mengabaikan standar kebersihan serta keamanan pangan,” tegas Widodo. Ahad,(28/6/2026)
BADKO HMI Sulawesi Barat mendesak DPRD Kabupaten Mamuju Tengah dan DPRD Provinsi Sulawesi Barat agar turun langsung melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya terhadap dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penyedia makanan.
Menurut Widodo, fungsi pengawasan legislatif harus dijalankan secara maksimal agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.
“Kami meminta DPRD Mamuju Tengah dan DPRD Sulawesi Barat segera melakukan inspeksi terhadap seluruh dapur SPPG. Jangan biarkan ada oknum yang mencari keuntungan dengan mengorbankan kesehatan anak-anak.”
Widodo juga menegaskan bahwa apabila setelah dilakukan pemeriksaan terbukti terdapat dapur SPPG yang menyuplai makanan tidak layak konsumsi, maka pihaknya akan menggalang aksi bersama masyarakat dan mahasiswa untuk mendesak pemerintah menutup operasional dapur tersebut.
“Apabila terbukti ada dapur SPPG yang menyuplai nasi berulat atau makanan yang tidak layak konsumsi, kami akan berada di barisan terdepan mendesak agar dapur tersebut ditutup. Kesehatan anak-anak adalah harga mati dan tidak boleh dijadikan objek kelalaian ataupun permainan.”
BADKO HMI Sulawesi Barat menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai tujuan, memenuhi standar keamanan pangan, serta benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik di Sulawesi Barat. (Ayu)





























