KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA – Kepala Desa Kanan, Kecamatan Tanduk Kalua’, Kabupaten Mamasa, Anton, angkat bicara terkait isu yang berkembang mengenai pembongkaran kantor desa yang disebut-sebut dilakukan melalui musyawarah yang hanya dihadiri pihak tertentu dan diduga berlangsung secara dipaksakan.
Anton membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa proses yang dilakukan telah mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan keputusan pemindahan kantor desa mendapat dukungan dari mayoritas warga.
“Tidak benar kalau disebut musyawarah hanya dihadiri orang tertentu atau dipaksakan. Bahkan sekitar 60 persen masyarakat mendesak agar kantor desa dipindahkan karena kondisi bangunan yang sudah tidak layak,” ujar Anton saat dikonfirmasi, Minggu (23/5/2026).
Ia juga menanggapi isu mengenai lapangan sepak bola yang disebut-sebut menjadi korban pembangunan KDMP. Menurutnya, kondisi lapangan saat ini justru lebih baik dibanding sebelumnya.
“Lapangan sepak bola yang disebut-sebut menjadi korban pembangunan sekarang justru semakin bagus karena lahannya semakin luas,” katanya.
Anton menjelaskan, lahan yang digunakan untuk pembangunan KDMP merupakan aset desa yang sebagian lainnya merupakan tanah milik Kepala Dusun dan tanah milik keluarganya.
“Tanah bangunan KDMP adalah aset desa. Sebagian lagi tanah kepala dusun, dan ada juga tanah milik saya yang merupakan bagian dari tanah orang tua,” ungkapnya.
Saat ini, kata Anton, pelayanan pemerintahan desa untuk sementara dipindahkan ke bangunan puskesmas karena kantor desa yang baru masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.
“Untuk sementara kami berkantor di puskesmas karena puskesmas memang akan dipindahkan. Pembangunan kantor desa saat ini sedang dirampungkan,” jelasnya.
Anton juga mengakui bahwa dalam proses pembangunan masih terdapat berbagai kekurangan. Namun, ia berharap masyarakat tetap memberikan dukungan demi kemajuan desa.
“Namanya manusia tentu tidak luput dari kesalahan. Pasti masih banyak kekurangan. Karena itu saya sangat mengharapkan masyarakat Desa Kanan memberikan dukungan dalam membangun desa kita,” ujarnya.
Sebagai putra daerah, Anton mengaku memiliki harapan besar agar Desa Kanan mampu berkembang dan bersaing dengan desa-desa lain, baik dari sisi pembangunan fisik maupun penguatan persatuan masyarakat.
“Mari kita satukan hati membangun kampung kita tercinta ini agar bisa lebih maju dan bersaing dengan desa-desa lainnya,” tutup Anton. (Ayu)









